วันอังคารที่ 16 กันยายน พ.ศ. 2557

Puis2


Wandin Muhamad
19hb Jun · 2014
Salahkah

Salahkah aku wahai bintang malam
kalau sesekali merenung matamu
lalu ku uli gandum kisah lallu
menjadi arca yang kaku

Salahkah aku wahai bintang malam
sesekali bersuara tanpa kata
azam tanpa niat
jatuh tanpa sedar
lalu ku bangun kembali melentun diri

Salahkan aku wahai bintang malam 
sesekali merayu....merintih..mengalirkan air jernih
lalu berlagu dengan bahasa sendiri
yang hanya Allah yang mengerti

Salahkah aku wahai bintang pada malam yang tua
bermanja..bermimpi..bermesra...bersendu..
dalam lena sendiri

Salahkah aku wahai sang bintang...
dalam rintitan semalam
ku bangun atas tangan sendiri
dan menjadi diri sejati

Wandin Muhamad
25hb Mei
Lagi lagi

Lagi-lagi diriku terkurung
Dalam ilusi perasaan yang tak mampu ku hitung
Ia datang bagai burung
Menyongsong murung dan rundung
terasa diri terbakar rentung
tergolek terbalik bagai tempurung

Padahal telah lama ku pendam
Mati terkubur di lubuk hati terdalam
melawan arus yang tak pernah padam
Aku terus kalah dialam terendam
walau hati terus bangun tanpa diam
melepaskan belenggu sengsara penuh kelam
merempuh gelita dan gelap malam

Hidup ini perlu berubah
kepada tahap dimana kita tidak terasa bagai pesalah
yang resah gelisah susah rebah
atau yang sukar terasa semuanya payah
perubahan itulah yang membuat hilang kamus menyerah
hidup adalah satu perjalanan yang terarah
polanya kitabullah
dan hala tujunya adalah Allah
apabila visinya telah kita tambah
menjadi kompas perjalanan penuh hikmah
Kita pun jadi senang yang payah terasa mudah
gapailah rahmah
raihlah maghfirah
mohonlah taubah
nikmat melimpah
kerana Allah memang amat pemurah.......

Pagi :Jala

Wandin Muhamad
Selamat hari lahir Nik RD.
.Semuga sihat selamat dan bahagia,,,

dalam sebaldi benci ada setitik rindu
dalam seguni marah ada seuncang reda
dalam semarak api ada juga rintitan hujan
dalam secupak dendam ada seinci pasrah
dalam selaut sebak ada sesekali ombak beriak
cuma satu yang tak pernah surut dihati
kisah semalam sewaktu ijazah ditangan berhemburan jatuh
melihat ada yang sedang mendodoi bayi
3 tahun dalam pembohongan..
siapa engkau ini
sejuknya darahmu membunuh masa depan orang lain
bukan sedikit hidup ini dibuai kesah
tapi cerita denganmu aku jadi rebah
taukah NRD..
sampai hari ini aku masih belum bangun..
rebah patah bersembah darah
pun perjalanannya telah jauh
senyum yang dibuat
dengan hati berbalut duri
walau berkali kau meminta menebus kesalahan
aku bukan penari
yang bisa berdendang atas pecahan kaca
dihari jadimu
hujan mengalir lesu
membuat aku terpaku
luka yang dulu parah lagi
dalam deraian hujan lebat dihati
ku gagahi tangan
Selamat hari jadi mu
semuga panjang umur
sehat selalu

Hujan hati dimuara pilu
Yala
20 april.....14

Wandin Muhamad
Puisi tahun baru untuk Nik RD

Sudah sekian lama bulan suram
mentari pudar
bintang tak tentu hala memusing cakrawala
dah puluhan tahun musim datang dan hilang
namun,serpihan pilu
tetap menjadi peluru dan merobek jantungku
dan kini
Kita sama dirogol dendam
atas suatu paksaan yang tidak Kita relakan
sungguh...
tidak ada satu hari pun bayang bayang itu
tidak mengusikku
lalu Aku bertanya sendiri mau kemana Aku
dan mau kemana kamu
dulu aku pernah mengatakan
terimalah pendatang baru kehidupanmu
tapi kamu menolak untuk menebus kesilapan
sungguh
dendam bertahun begitu pejal
rebah kelmarin sampai hari ini
dalam perjalanan tanpa hati
ku gagahkan kaki
antara duka dan berpura ceria
sms mu pagi dan malam
membuat Aku hilang pertimbangan
tahun baru yang menjelang
Aku masih kerebahan


16hb Disember 2013
Berputar kembali

Kenapa...
kenangan itu tak pernah luntur dari lubuk rasa..
walaupun Ku tahu ia menjerut hati.
masa tidak pernah membuang memori silam..
kadang kadang Aku menyalahkan diri sendiri..
yang mudah rebah pada kata pada lingguk bicara..
sesalmu tidak pernah merawat luka.
rebah kali itu membuat Aku tak bisa bangun
sengaja ku balut senyum dengan kain derita
sengaja ku bungkus ceria dengan kertas luka
walaupun Aku tahu..
bodahnya diri..
apakan daya..
parut itu terlalu dalam
kerana sampai hari ini pun 
bisanya masih membara

Kembanglah layar

Kita hadir disini
 
Membawa arca cinta pada bahasa pada bangsa
Dan jati diri yang mesti diperkasa
Berbanggalah andai cinta itu melewati besarnya gunung
Melintasi luasnya semudra rasa
Melewati garis dan jalur masa
Tak luntur dek hantam tak hancur dek ribut kencang
Tak reput dek arus gelombang dunia tanpa jurang
Kitalah awang pemuja dan pencinta itu
Kita nyanyikan lagu sayang
Kita dindang tabuh irama kasih
Pada bahasa se ayu salju
Gemercingkan bicara syahdu tu dengan rasa cinta penuh makna
Kerana cintalah besi kharsani menjadi lunak
Cinta bisa menghancurkan pejalan batu
Cinta menjadikan mayat bisa berjalan
Cinta bisa menjadikan hantu seorang maknusia
Jangan mencintai bahasa seperti memuja sekuntum bunga
Kerana bunga pasti layu pabila angin dan musim berlalu
Jangan juga seperti mencintai sang ratu
Kerana ratu pun pasti renyut kecut dan reput
Berucaplah dalam bahasa terindah
Berantaupulaukan system bahasa
Berpaksi pada pembentukan dan morfologi
Halus bahasa celik peribahasa
Didayukan dengan getaran sastra indah manja mempesona
Dalami..gali ..uli cangkul dan sebati
Menyingkapi budaya bahasa sampai keakar umbi
Itulah dirimu.itulah tubuhmu.itulah nuranimu.itulah asal usulmu
Jangan lagi bertapak pada telapak usang dan gersang
Melangkahlah dengan jangkauan bijak
Andai mau menjadi burung terbang
Jangan lagi menjadi ayam berpanjangan
Wangi bahasa
Kita hidu harum semerbak dengan nafas dalam
Kita konyah aksaranya kelubuk makna
Aruma bahasa ..Kita salami indahnya
Meluas seintiro dunia..segar pesona budaya kata bicara
Kita mesti satu tangan jadi satu kekuatan
Kerana setiap langkah adalah nadi nadi kehidupan
Dan hidup adalah masa depan ..kamulah pewarnanya..
Sudah lama mata kita digenangi banjir
Mengingati hari hujan malam kelam suram
Dan hari ini..setelah mentari pulang
Kita tersenyum menikmati tetes tetes air
Semuga sejarah hari ini akan melukis sinar malam malam mendatang
Setia menemani embun dan rerumput dikaki langit
Walaupun Kita datang agak terlewat
Tapi pilihlah untuk setia
Pagi petang kita siram
Tanahnya kita gembar gembur subur 
biar rerumput hijau membikau
Benihnya sentiasa ditabur
Tumbuh menjadi lambaian pulau hijau
Bersama sang bayu dan gerimis menjadi teman
Wangi bahasa..kita hidu harumnya semerbak dengan nafas dalam
Aruma bahasa…kita salami indah syahdunya
Hari ini kembang layarnya telah terbuka
Kenapa lagi masih lalai dtepi rimba
Kenapa lagi masih panik dipinggir sungai
Masih ngeri lalu keliru pada bayang sendiri
Kenallah asal usul mula
Kita punya diri harga peribadi punya peradaban
Punya kebenaran punya keagungan
Yang lupa kembangkan seribu sedar
Pulang pulih seperti adat zaman mula
Asal muara pulang kesamudra
Asal laut pulanglah pada gelombang
Asal sirih dan pinang pulanglah pada agang dan tapoknya
yang bisa yang pedih kita tawarkan
yang sejuk membedi ketar gementar kita panaskan
yang lemah lengoh lumpuh bertempuh kita tepung tawarkan
Jangan lagi siapapun juga menggoda atas sifat anak adam
Pulang puleh seperti adat zaman mula
Dengan tertubuhnya dewan bahasa dan pustaka melayu
Dengan berkat kata la ila ha illallah
Oh hu oh hu…fuh




Puisiku

puisi
Dalam hari

Dalam hari
ada peristiwa mewranai dunia
ada trajidi menyimbah air mata
ada maknusia menempa sejarah
ada pula insan yang rebah
ada juga orang yang parah
hari hari adalah cerita
dan cerita itu adalah kata yang terpeta
menjadi kisah untuk dibicara
menjadi iktibar untuk orang berjaya

Dalam hari lah
sejarah ditempah
berpikir mengubah arah
bertindak menyonsong lurah
dalam hari
kita catat apanyang terjadi
menjadi diri melentur budi

Bagkok
syawal 1435

Untuk para koruptur..

Dosa apa pun
tak sebesar noda korupsi
kerana korupsi lebih daripada suatu penipuan
pemerasan dan penekanan
sekecil mana pun korupsi
adalah segunung bala tercalit goda
garis hitamnya mewarnai seluruh kanbas kehidupan
sampai ketujuh turunan
darah suci menjadi hitam
jiwa murni kelabu kelam
kemaknusiaan hilang simpati tumbang
hidup bermata hantu bertelinga petualang

korupsi ada dimana mana
penekanannya bermula dari orang miskin yanb tak punya apa apa
penunggang basikal yang kehabisan minyak
peniaga kecil yang tak nampak sinar masa depan
atau pedagang besar yang segar
bukit menjadi gundul
batu pun lebur
hutan tiada lagi daunnya
sekejam mana pun nyamuk
hanya menikam sasaran darah
tapi para koruptor
jarumnya menikam dimana mana
pada maknusia
pada besi dan batu
pada pembangunan negara

Korupsi adalah dosa besar
sukar disapu tanpa taubat nasuha
pengembalian dan penyesalan
menangis tersungukur didepan tuhan
korupsi kaya sementara
di aknirat miskin papa kedana
tubuhnya bakaran bara neraka
tangan dan mulutnya merantai azab sengsara


Apabila Aku terlewat pulang..

Apabila Aku terlewat pulang
kerana mengejar segulung kertas 
atas nama sebuah janji yang kita meterai
kembali penuh ceria menyanyi lagu cinta
terlewatkah aku pulang
kembaliku menambah sejuta luka
kertas yang ku bawa jatuh berderai
gelas cinta pun terberai
terbuai berkecai longlai
tiada guna ku menanti
tiada guna memilih setia
lewatkah Aku pulang
sehingga kau membangun sebuah istana
atas pecahan kaca
atas darah darah yang luka
atas pecahan dedaun hati
tahukah kamu
sampai hari ini pun Aku masih belum bangun
walau benua telah bertukar
dan dunia berputar arah
tiang tiang itu masih bersirakan
dalam tawa ada luka
dalam senyum ada tangan mencakar
dalam ceria ada air mata
dalam suka ada luka
dalam senda keris merobek dada
dalam mata berkaca ada paku raksaksa
menindih sarat berat tersumbat

Hari ini dalam sejarah hidupku
31-sep2014


Awal dan akhir

Kita dihantar kesini
bukan untuk menempa lara derita
bukan pula menjadi lupa alpa
kenallah awal mula
sedari pangkal dan akhir
berbahagialah saban hari
atas nama seorang hamba
hari sabtu senyum manja
hari ahad penuh ceria
hari isnin tekun bekerja
hari selasa fahami tugas dan amanah
hari rabu pikiran tidak berjerbu
hari khamis tetap optimis
hari jumaat jadilah hamba yang taat
awal bulan kita menerima
tengah bulan tidak merana
hujung bulan terus setia
kerana kita adalah hamba
kita akan dikira
kita akan dibicara
disana ada syurga
nah..disana juga ada neraka

Puisi dairah Jala
Nak raya

Nak raya dah weh
nak raya dah
kedai kain baju penuh
kedai kuih penuh
tukar langsir tukar permaidani
makanan kena penuh
semua kena baru

nak raya dah..
sukanya
gembiranya kerana tak kena puasa
yang tak puasa lagi gembira
bagai terlepas rantai sengsara
budak kecil orang tua
wanita lagi suka
semua pakat suka
pakat gembira
suka cara Dia
ibu bapa dilupakan
kampung pun sudah hilang dimata

Disana...nun sana
bapa miskin duka sendiri
anak miskin sedih jadi
mana duit nak beli baju Anak
mana duit nak sukat firah
mana duit nak beli kueh
mana duit nak beli makanan
yang ada cuma mana, mana dan mana
orang lain suka gembira
tapi si miskin duka pakaiannya
lara makanannya
terjeruk rasa

kerana tak ada duit nak beli baju Anak
nak beli baju isteri
air matanya mengalir lagi
air matanya bersimbah lagi
hatinya terbakar lagi
jiwanya remuk lagi

Jala 24 Ramdhan35
Kala malam

Kala malam datang
warna warna gelap
hembus angin mengusap manja kulitku
ku tunggu kehadiranmu
dengan gemerlip bulan mempesona.
Kala itu hati menjadi girang
dengan alunan nafas tenang
Tak lama sayup suara dari kaki langit utara bersuara
Lembut suara itu menusuk ke telingaku
seakan memberi jabat tangan perjumpaan.
Mendekat suara itu..
Nah..kekasihku telah datang
cintaku hadir didepan mata
Dan ia memanggilku, “Kekasih hatiku!”
Membelalak mata. Aku kembali sadar.
Suara itu, aku kenal.
Aku menelusuri suara itu di sudut bumi
dan suara itu memanggilku.
Sayang,,kekasihmu telah datang menyerahkan seluruh jasad dan hati
Wujudnya bersembunyi di balik sunyi.
Aku jadi terharu
merenung matanya dengan pandangan penuh erti
ku pegang tanganya..
Ku renung sinar dari matanya
ku tatap wajah rindu itu
wajah yang telah lama hilang meninggalkan Aku
Aku jadi Gelisah dan aku menengadah di hamparan langit.
Oh kekasihku... Datang di saat rindu menggunung di ruang dada.
selama ini sabar memikul rinduku ini.
Aku sabar menanti, beban rindu luluh di hadapanmu.
dengan lilihan air mata
ku dakap kekasihku ku bisikkan namanya
ku luahkan rasa rindu tak tertahan
entah mengapa luahan rasa terbohol
kenapa kau lambat datang kekasihku
tidakkah kau tau betapa rindu ini menggunung tinggi
sarat bagai kapal melintasi benua
sepentas kilat ku peluk kekasihku sekali lagi
kala dadaku bersentuhan dadanya
aku jadi sayu namun penuh mesra
bibirku menggeletar
dengan penuh syahdu ku panggil kekasih tercinta
RA.....
Mulut tertutup..ku renung mata sayunya sekali lagi//
RAM.......
lama Kita tidak bertemu
Aku rindu
Aku rindu kamau
Aku cinta kamu
Aku sayang Kamu RAM
kenapa kau lambat hadir sayangku.
ku pamnggil nama kekasihku
Ku bisik namanya penuh ayu
RAM........
DHAN...........
RAMDHAN....
Ku ucap lagi...
RAMDHAN
OOOOOOHHHHHHHH..
RAMDHAN kekasihku


วันอาทิตย์ที่ 31 สิงหาคม พ.ศ. 2557



HIJRAH SEBAGAI IKTIBAR
 
 
Mengimbau kembali lipatan sejarah 1424 tahun yang lalu, Allah swt telah mentakdirkan satu peristiwa hijrah yang besar dan teragung yang pernah berlaku dalam sejarah Islam. Pada tanggal 1 Muharram setiap tahun, umat Islam seluruh dunia akan memperingati dan meraikan peristiwa hijrah sebagai tanda permulaan tahun Islam. Namun seramai mana umat Islam generasi kini dan akan datang dapat mengambil iktibar berdasarkan peristiwa hijrah tersebut sebagai panduan meniti cabaran dunia yang semakin global dari segi kemanusiaan, peradaban akhlak, kegawatan ekonomi mahupun pergolakan dunia yang semakin menuju kehancuran akibat peperangan yang berlaku.
 
HIJRAH – berasal dari bahasa Arab HAJARA yang secara generik bermaksud pindah, keluar, migrasi atau meninggalkan  satu daerah ke satu daerah yang lain atau berubah dari satu keadaan ke satu keadaan yang lain.  Ia juga difahami sebagai transformasi dan reformasi kualiti kehidupan manusia ke arah formasi terbuka, adil dan demokrasi. Ini dirujuk dari Hans Welr dalam A Dictionary of Modern Written Arabic, 1980.
 
Menurut Kamus Bahasa Melayu yang dimanifestasikan oleh Arbak Othman, Hijrah membawa maksud “perpindahan  Nabi Muhammad saw dan sahabat dari kota Mekah al Mukarramah  ke kota Madinah al Munawwarah.
 
IKTIBAR – Menurut Kamus Dewan Edisi Ke tiga 1997, bermaksud pengajaran, contoh, ibarat dan teladan.
 
CABARAN – Menurut Times Kamus Dwibahasa, suntingan oleh Drs. Awang Sudjai Khairul, Edisi Pertama, 1996, bermaksud takut, ejekan atau celaan yang membawa perihal menguji kewibawaan seseorang.
 
Hijrah juga boleh difahamkan sebagai meninggalkan sesuatu yang dilarang.  Diriwayatkan daripada  Abdullah bin Habsyi, Rasulullah saw bersabda   yang bermaksud “Orang-orang yang berhijrah ialah orang yang meninggalkan apa-apa yang dilarang oleh Allah. Ini membuktikan bahawa hijrah adalah satu jihad bukannya “pelarian” dan “arbitrasi” seperti yang ditafsirkan oleh sesetengah orientalis barat yang sengaja mahu menenggelamkan pengertian suci hijrah itu sendiri.
 
 Sesungguhnya hijrah baginda Rasul saw dan para sahabat adalah satu peristiwa sejarah yang amat penting dalam perkembangan dan penyebaran Islam dipelusuk dunia kerana penghijrahan itu,  memberi ruang yang lebih luas kepada pelaksanaan ajaran Islam baik dari aspek aqidah, syariat dan akhlak serta kaitannya kepada hubungan dengan Allah, hubungan dengan manusia dan hubungan dengan alam sekitar.
 
 Hijrah merupakan langkah penting melalui perancangan dan strategi yang cukup teratur untuk mengubah wajah dan perwatakan dunia serta menentukan arah masa depan sejarah manusia ke arah kesejahteraan, kebahagiaan, kemajuan serta kejayaan pembangunan manusia.
 
 Peristiwa hijrah bukan sahaja meninggalkan sejarah untuk dikenang dan dirayakan, malah membawa iktibar dan pengajaran yang cukup bermakna dalam arus cabaran kehidupan masa kini. Penghijrahan baginda Rasul saw itu sendiri adalah awal dari tekad perubahan atau dalam istilah apapun samada reformasi, tajdid, islah dan sebagainya dari situasi yang tidak menguntungkan kepada situasi yang lebih dinamik dan berkesan.
 
 Cabaran masa kini yang harus diambil iktibar dan rujukan oleh seluruh umat Islam yang terhasil dari penghijrahan baginda Rasul saw dan para sahabat boleh diklasifikasikan sebagai berikut :
 
 
Pertama :  CABARAN HIJRAH AQADIYYAH/PEGANGAN
 
 Iaitu tekad dan komitmen penuh untuk melakukan hijrah dari berbagai tuhan dalam hidup kita seperti mengagungkan manusia seperti artis atau tokoh, harta, kedudukan, persepsi dan sebagainya daripada mengagungkan Allah swt. Betapa kekaguman kita terhadap seseorang artis contohnya dimana sebahagian sikap umat Islam mengidolasasi atau memberhalakan mereka dengan mencontohi cara hidup yang jelas bertentangan dengan aqidah tanpa memikirkan kesan sebaliknya kepada generasi manusia akan datang, sesudah perpindahan atau hijrah yang positif ke arah yang lebih positif.
 
Jelas jika kita renung kembali penghijrahan Baginda Rasul saw ke Madinah dimana setiap muslim dididik supaya patuh,  menyerah dan menyembah Allah serta taat kepada ajaran Islam yang didasarkan kepada panduan Al-Quran dan As-Sunnah. Berasaskan kekuatan aqidah tersebut terbinanya sebuah masyarakat Islam yang kukuh dalam mentaati perintah dan larangan Allah.
 
 
Kedua : CABARAN HIJRAH TA’ABUDIYYAH/PENGIBADATAN
 Iaitu tekad dan komitmen penuh dari umat Islam untuk melakukan perubahan konsepsi terhadap ibadah dalam Islam. Selama ini umat Islam masih memahami makna ibadah sebagai kegiatan ritual yang terlepas dari masalah sosial dalam kehidupannya. Konsekwensinya, terjadi personaliti yang berlainan atau sebaliknya di mana dalam satu keadaan merasa menjadi hamba yang soleh namun alam keadaan yang lain tanpa disedari menjadi hamba yang muflis dalam berbagai bentuk kehidupan.
 
 Pemahaman terhadap konsepsi ibadah di atas sudah masanya direformasikan atau diubah supaya umat Islam tidak lagi kehilangan banyak kunci-kunci syurga dalam bentuk amal kemasyarakatan, pengelolaaan bangsa dan negara, pentadbiran ekonomi dan kemakmuran akhlak. Sebab dengan menyedarkan umat Islam akan makna ibadah dalam proses amal ma’aruf, penegakan keadilan dan penanaman motivasi agar umat bangkit melakukan kewajiban dunia dan akhirat selaras dengan sabda baginda Rasul saw yang bermaksud :  “Beribadahlah kamu seolah-olah kamu akan mati esoknya dan bekerjalah kamu seolah-olah kamu hidup selama-lamanya.”
 
 
Ketiga : CABARAN HIJRAH AKHLAQIYAH/TINGKAHLAKU
 Iaitu perubahan tingkahlaku dari dari segi lahir atau batin ke arah akhlak Islamik. Akhlak yang diajarkan oleh Islam sesungguhnya adalah akhlak manusia yang universal. Contohnya, ketika di musim haji, kita akan merasakan betapa “attitude” manusia akan beragam, termasuk yang melampaui batas sehingga melompat di atas kepala jemaah haji lain yang sedang duduk berzikir, sedangkan dalam hadis Rasulullah saw bersabda yang bermaksud: “Janganlah kamu duduk di antara dua orang tanpa izin keduanya, lalu bagaimana melompati kepala orang ?
 
 Cabaran akhlak yang paling ketara masa kini ialah krisis identiti diri dalam semua peringkat umur. Di mana kita sering dilaporkan tentang keruntukan akhlak remaja, sumbang mahram oleh golongan dewasa dalam keluarga, kekeruhan hubungan antara jiran tetangga, masyarakat atau  hubungan diplomatik antara negara . Jelas kekurangan peratus nilai murni akhlak semakin susut selari dengan perkembangan global dunia tanpa sempandan yang bersumberkan teknologi tinggi yang boleh disalurkan dari rumah ke rumah dengan hanya memetik butang dan peristiwa negatif terpampang jelas di depan mata jika tidak dibendung secara sihat.
 
Pelbagai pihak dalam masyarakat negara atau dunia harus bergabung dan bersatu untuk membendung kemusnahan akhlak manusia yang semakin merencam kedamaian sejagat sebagaimana firman Allah  dalam surah Ali Imran, ayat 104 yang kira-kira bermaksud :”Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari kemungkaran. Mereka inilah orang yang beruntung.”
 
Kegawatan akhlak manusia ini adalah bertentangan dengan perutusan baginda Rasul saw ke dunia ini sebagai pembawa murni akhlak manusia. Ini didasarkan kepada sabda Rasulullah saw yang bermaksud : “Sesungguhnya aku diutuskan untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
 
 
Keempat : CABARAN HIJRAH USRAWIYYAH/KEKELUARGAAN
 Iaitu tekad dan komitmen baru untuk melakukan perubahan dalam pola pembangunan keluarga. Keluarga disebutkan secara khusus kerana keluarga merupakan institusi terpenting untuk melakukan perubahan-perubahan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Gagalnya institusi keluarga merupakan kegagalan dalam institusi kemasyarakatan yang lebih luas.
 Kalau selama ini, sebahagian umat Islam terlalu “materialistic minded” dalam membangun kehidupan keluarganya, mungkin sudah masanya dilakukan perubahan yang lebih seimbang antara material dan spritual. Jika umat Islam terlalu termotivasi untuk mendidik anak ke peringkat tertinggi dalam bidang akademik, kini masanya keseimbangan pendidikan tertinggi itu diselaraskan dengan pendidikan rohani.  Pengisian hijrah ke arah kehidupan keluarga Islamik yang sebelumnya dinodai oleh kekaburan dunia akan merubah konsepsi masyarakat bukan Islam kepada cara hidup Islam yang sebenar berlandaskan aqidah, ibadah, akhlak dan perundangan.
 
 
Kelima: CABARAN HIJRAH ‘AQLIYYAH TSAQAAFIYYAH/  MEMBUDAYAKAN AQAL BUDI
  Iaitu tekad untuk memurnikan sistem pemikiran dan persepsi seorang muslim kepada penggunaan akal secara maksimum melalui kemampuan intelektual dalam membezakan perkara baik dan buruk, halal atau haram dan sebagainya.  Penyalahgunaan akal kepada sesuatu yang tidak boleh dimanfaatkan akan menghadirkan implikasi yang besar kepada pandangan umum terhadap sesuatu perkara yang akhirnya diikuti tanpa dirujuk secara waras. Contohnya melihat cara hidup barat dalam pergaulan dan berpakaian serta cenderung untuk mengikutinya tanpa memikirkan kesan disebalik cara tersebut yang boleh meruntuhkan akhlak dan tanpa disedari terjebak dalam sebuah penjajahan baru yang dipanggil “intellectual colonization” – penjajahan intelektual.
 
 Begitulah antara cabaran hijrah daripada banyak cabaran lain yang tidak dapat diungkapkan di sini yang perlu diberi perhatian agar iktibar hijrah baginda Rasul saw yang lalu dapat digunakan untuk memimpin generasi manusia kini dan akan datang supaya tidak lari lebih jauh dari ajaran Islam sebenar seimbang dengan kemodenan cara hidup yang sedia ada.
Berdasarkan isian di atas, dapat diambil beberapa kesimpulan :
Pertama : Jika kita benar-benar mengimani wahyu Allah, tentu kita mempunyai sikap optimis  terhadap perubahan kehidupan dari yang buruk kepada yang baik.
Kedua : Cabaran hidup masa kini dapat meningkatkan kesedaran dan kepekaan terhadap nasib umat Islam akan datang supaya lebih terpimpin ke jalan yang benar dan diredhai Allah.
Ketiga : Umat Islam dapat mempelajari sejarah perjuangan baginda Rasul saw dan para sahabat dalam membangunkan sejarah gemilang peradaban manusia, politik pemerintahan berasaskan syariat.
Keempat : Mempersiapkan generasi Islam kini agar lebih memahami  dan menghayati akhlak Islamiyyah yang tulis dalam pembentukan tingkahlaku peradaban manusia.
 

วันเสาร์ที่ 30 สิงหาคม พ.ศ. 2557


Ibadah ber-qurban adalah bagian dari syiar Islam yang disyariatkan dalam Al-Quran dan Sunnah Nabi Muhammad dan ijmak ulama. Qurban hukumnya sunnah dilakukan dengan niat untuk beribadah mendekatkan diri pada Allah.


DAFTAR ISI

  1. Definisi dan Pengertian Qurban
  2. Dalil Dasar Kurban
  3. Hukum Qurban
  4. Waktu Penyembelihan Qurban
  5. Niat dan Doa Sebelum Menyembelih Qurban
  6. Hikmah ber-Qurban
  7. Orang yang Sunnah ber-Qurban
  8. Usia Hewan Qurban
  9. Hukum Kurban Gabungan (Kolektif/Patungan)
  10. Hukum Qurban Nadzar
  11. Kurban Kambing untuk 2 Orang Bolehkah?

DEFINISI DAN PENGERTIAN QURBAN (KURBAN)

Qurban atau Kurban (bahasa Arab الأضحية,التضحية), secara harfiah berarti hewan sembelihan. Dalam terminologi syariah, Qurban (kurban) adalah hewan yang disembelih pada hari raya Idul Adha karena sebab lebaran dengan niat ibadah mendekatkan diri pada Allah. Ibadah kurban dilakukan pada tanggal 10 (hari nahar) bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha dan 11,12 dan 13 (hari tasyrik) bulan Hijriah.

DALIL DASAR QURBAN

- QS Al Kautsar 108:2 فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah. 
- Hadits sahih riwayat Muslim

خرجنا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم مهلين بالحج ، فأمرنا رسول الله صلى الله عليه وسلم أن نشترك في الإبل ، والبقر ، كل سبعة منا في بدنة
Artinya: Kami keluar bersama Rasulullah berihram haji, lalu Nabi memerintahkan kami untuk patungan (kurban) dari hewan unta dan sapi. Setiap 7 (tujuh) orang dari kami berkurban 1 unta.

- Hadits riwayat jamaah (segolongan ahli hadits)

نحرنا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم البقرة عن سبعة ، والبدنة عن سبعة
Artinya: Kami berkurban sapi bersama Nabi Muhammad untuk 7 (tujuh) orang dan 1 (satu) unta untuk 7 (tujuh) orang.

- Hadits

ويذبح عن كل واحد منهم شاة أو يذبح بقرة أو بدنة عن سبعة

Artinya: Kambing atau domba hanya untuk kurban satu orang. Sedang sapi dan unta untuk 7 orang.

- Hadits sahih Bukhari dan Muslim (muttafaq alaih)

أن النبي صلى الله عليه وسلم ضحى بكبشين أملحين أقرنين ذبحهما بيده وسمى وكبر

- Hadits sahih riwayat Bukhari

كان النبي صلى الله عليه وسلم يذبح وينحر بالمصلى


HUKUM QURBAN

Hukum berkurban itu sunnah muakkad (sangat dianjurkan) menurut jumhur (mayoritas ulama). 

Sebagian ulama yang lain menganggap hukum berkurban itu wajib bagi orang yang kaya, dan tidak wajib bagi yang miskin. Ulama yang berpendapat demikian adalah Rabi'ah, Al-Auza'i, Hanifah, Ahmad dalam satu riwayat dan sebagian madzhab Maliki dengan dasar QS Al-Kautsar ayat 2 di atas dan berdasar hadits di mana Nabi bersabda: ( من وجد سعة فلم يضح فلا يقربن مصلانا) 


WAKTU PENYEMBELIHAN QURBAN

- Waktu menyembelih hewan kurban mulai setelah terbitnya matahari pada tanggal 10 Dzulhijjah atau lebaran Idul Adha setelah selesainya shalat Idul Adha dan khutbahnya.
- Waktu utama untuk menyembelih hewan kurban adalah hari raya Idul Adha sebelum tergelincirnya matahari (sebelum Dzuhur)
- Penyembelihan qurban berlaku sejak pagi hari tanggal 10 Dzulhijjah atau hari raya Idul Adha sampai terbenamnya matahari tanggal 13 Dzulhijjah atau hari terakhir hari tasyrik (tashriq). 

Jadi waktu menyembelih qurban ada 4 hari yaitu tanggal 10 Dzulhijjah sampai sebelum terbenam matahari tanggal 13 Dzulhijjah.


BACAAN DOA DAN NIAT SEBELUM MENYEMBELIH QURBAN
Yang terpenting saat akan menyembelih adalah membaca bismillah (lihat, QS. Al-An'am: 118 dan 121) selain itu bacaan doa dan niat di bawah hukumnya sunnah.

Saat akan menyembelih qurban, penyembelih hendaknya membaca doa dan niat berikut (berdasarkan hadits sahih riwayat Abu Daud:

Doa sebelum menyembelih (saat di depan hewan kurban):
إني وجهتُ وجهيَ للذي فطر السماوات والأرض حنيفاً على ملة إبراهيم، وما أنا من المشركين، قل إن صلاتي ونُسُكي ومحياي ومماتي لله رب العالمين، لا شريك له، وبذلك أمرِتُ، وأنا أولُ المسلمين، اللهم منك ولك

Doa saat akan menyemeblih hewan (pisau sudah dekat leher hewan) apabila menyembelih sendiri :
بِسْمِ اللَّه اللَّهُمَّ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، هَذَا عَنِّي

Artinya: Dengan Nama Allah, Allah Maha Besar, Ya Allah ini dari-Mu dan untuk-Mu, ini kurban dariku.

Doa/niat saat akan menyembelih hewan apabila mewakili orang lain
بِسْمِ اللَّه اللَّهُمَّ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، هَذَا عَنْ ...

Dengan Nama Allah, Allah Maha Besar, Ya Allah ini dari-Mu dan untuk-Mu, ini kurban dari ... (sebutkan namanya).

Doa/niat saat akan menyembelih hewan apabila untuk diri sendiri dan mewakili orang lain

بِسْمِ اللَّه اللَّهُمَّ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، هَذَا عَنِّي
َاَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ فُلَانٍ وَآلِ فُلَانٍ

Artinya: Dengan Nama Allah, Allah Maha Besar, Ya Allah ini dari-Mu dan untuk-Mu, ini kurban dariku.
Ya Allah, terimalah kurban dari fulan dan keluarga fulan," (dengan menyebut namanya).


HEWAN TERBAIK UNTUK QURBAN

- Hewan hewan lebih baik dari yang kurus.
- Hewan warna putih lebih baik daripada yang hitam atau kelabu.
- Sunnah yang bertanduk.
- Urutan jenis hewan yang paling utama untuk kurban adalah: unta, sapi, kambing, domba.
- Binatang jantan normal lebih baik dari yang dikebiri atau yang betina


HIKMAH BERKURBAN

- Sebagai ungkapan rasa syukur pada Allah atas nikmat-nikmat yang diberikan.
- Untuk memperingati pengorbanan Nabi Ibrahim.
- Melapangkan dada 

HUKUM QURBAN NADZAR

Orang yang bernadzar untuk berqurban, maka hukumnya menjadi wajib untuk melaksanakannya. Di samping itu, harus diingat 2 poin penting berikut:

1) Untuk nadzar kurban wajib membagikan seluruh daging hewan qurbannya dan yang berkurban tidak boleh memakan dagingnya menurut madzhab Syafi'i, Hanafi, dan sebagian madzhab Hanbali.

2) Apabila hewan qurban nadzar beranak, maka anaknya ikut menjadi korban nadzar menurut madzhab Syafi'i dan Hanbali.

ORANG YANG DISUNNAHKAN BERKURBAN

- Orang yang mampu membeli hewan qurban dan melebihi kebutuhannya sendiri dan kebutuhan keluarga yang wajib dinafkahi pada hari Idul Adha, hari Tashriq (Tasyrik).
- Sunnah bagi musafir, dan haji.
- Anak kecil tidak sunnah berkurban.

USIA MINIMUM HEWAN QURBAN

- Kambing: sempurna berusia 1 (satu) tahun dan masuk usia (dua) tahun.
- Domba: sempurna berusia 6 (enam) bulan dan masuk bulan ke-7 (tujuh).
- Sapi: sempurna berusia 2 (dua) tahun dan masuk tahun ketiga.
- Unta usempurna berusia 5 (lima) tahun, masuk tahun ke-6.

HUKUM KURBAN KOLEKTIF (GABUNGAN)

Hukumnya boleh berkurban secara kolektif atau gabungan lebih dari satu orang untuk satu ekor hewan sapi, kerbau atau unta dengan rincian sebagai berikut:

- 1 (satu) ekor unta dapat dibuat kurban untuk 7 (tujuh) orang.
- 1 (satu) ekor sapi atau kerbau dapat dibuat kurban untuk 7 (tujuh) orang.
- 1 ekor kambing/domba untuk kurban tidak boleh dimiliki oleh lebih dari 1 orang tapi boleh diniatkan pahalanya untuk 2 orang atau lebih. Lihat rinciannya di bawah.


PENDAPAT BAHWA KAMBING BOLEH UNTUK LEBIH DARI 1 (SATU) ORANG

Mayoritas ulama berpendapat bahwa kambing atau domba hanya untuk kurban 1 (satu) orang. Tidak boleh untuk 2 (dua) orang atau lebih. Tapi ada pendapat ulama fiqih klasik yang membolehkan dengan argumen dan dalil sbb:

- Hadits sahih riwayat Abu Daud

سألت أبا أيوب الأنصاري كيف كانت الضحايا على عهد رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال كان الرجل يضحي بالشاة عنه وعن أهل بيته يأكلون ويطعمون حتى تباهى الناس فصارت كما ترى

Artinya: Aku bertanya pada Abu Ayyub Al-Anshari bagaimana kurban pada zaman Rasulullah. Al Anshari menjawab: ...seorang laki-laki berkurban dengan kambing untuk dirinya sendiri dan keluarga (ahli bait)-nya...

- Hadits sahih riwayat Hakim كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يضحي الشاة الواحدة عن جميع أهله 

Artinya: Rasulullah pernah berkurban dengan satu kambing untuk seluruh umatnya.

- Hadits أنه ذبح كبشا عن أمته 
Artinya: Bahwa Nabi Muhammad menyembelih (kurban) seekor kambing untuk umatnya.

- Muhammad bin Abdurrahman bin Abdurrahim Al-Mubarakpuri dalam Tuhfadzul Ahwadzi syarah Abu Daud mengatakan (mengomentari hadits di atas) bahwa dari ketiga hadits di atas, sebagian ulama berpendapat bahwa kambing atau domba boleh untuk dijadikan hewan kurban lebih dari 1 (satu) orang. Ini adalah pendapat Malik, Ahmad, Laits dan Auza'i (lihat kitab Atta'liq almumjid التعليق الممجد)

- Imam Malik dalam Al-Muwatta' mengatakan:

وهو نص صريح في أن الشاة الواحدة تجزئ عن الرجل وعن أهل بيته وإن كانوا كثيرين وهو الحق

Artinya: hadits di atas adalah nash yang jelas bahwa kambing satu sah untuk dijadikan kurban bagi satu orang laki-laki dan keluarganya walaupun keluarganya banyak.

- Asy-Syaukani dalam Nailul Autar
وَالْحَقُّ أَنَّ الشَّاةَ الْوَاحِدَةَ تُجْزِئُ عَنْ أَهْلِ الْبَيْتِ , وَإِنْ كَانُوا مِائَةَ نَفْسٍ أَوْ أَكْثَرَ كَمَا قَضَتْ بِذَلِكَ السُّنَّةُ

Intinya: kurban satu kambing boleh diperuntukkan untuk satu orang dan keluarganya (ahlul bait) atau orang lain tapi harus di bawah kepemilikan 1 orang artinya tidak boleh 2 orang atau lebih saweran/kongsi untuk membeli 1 kambing. 

Pendapat jumhur ulama, kambing hanya untuk satu orang. Menurut ulama yang berpandangan bahwa kambing hanya untuk kurban satu orang, hadits di atas berlaku dalam segi pahalanya. Tapi kurbannya tetap untuk satu orang.